Pertanian Organik Terpadu Berbasis Kemandirian Petani
A. Sasaran Program
Petani penerima pendidikan dan pelatihan sertapengembangan dan pendampingan.
Pendidikan dan pelatihan guna mengembangkan usaha pertanian organic terpadu di pedesaan.
B. Metode Dan Konsep Program Pendidikan dan Pelatihan Pertanian Terpadu.
SISTEM diklat pertanian organik berbasis Agribasnis diarahkan untuk diaplikasikan petani di wilayah pertaniannya,adapun diklat ini merupakan gerakan yang berupaya menggali dan mengembangkan potensi petani dalam bisnis pertanian organik terpadu yang ada di wilayah pedesaan agar menjadi potensi yang memiliki nilai/value ekonomi guna dapat menunjang kesejahteraan masyarakat petani secara berkesinambungan dengan cara mengutamakan profesionalisme dan kemandirian petani itu sendiri.
Sebagai suatu Sistem pendidikan Industri Usahatani dimana petaninya akan menghasilkan produk Industri pertanian Primer sampai dengan Sekunder, sedang produk Industri pertanian tersier dan kuarter bisa menjadi bisnis garapan warga desa non petani.
DALAM diklat pertanian organik terpadu ini akan terjadi kegiatan operasional usahatani dari Subsistem primer, sekunder, tersier sampai kuarter yang kesemuanya dimungkinkan untuk menjadi kegiatan bisnis utama sebagian besar masyarakat di pedesaan.
Adapun sistem dan sub sistem desa industri usahatani mandiri ini terdiri dari :
- Subsistem Primer yang meliputi : Industri usahatani produksi Pupuk Organik dan Pertanian Organik.
- Subsistem Sekunder meliputi : Industri usahatani Produksi yang menghasilkan bahan baku sampai dengan Industri paska panen sebagai produk industri primer seperti : Beras,daging,telur, Sayuran Organik yang sudah dipilah dan lain-lain.
- Subsistem Tersier memproses hasil seperti : Industri usaha tani Produk.
- Subsistem Kuarter mengatur : Industri usahatani Promosi, Distribusi produk akhir serta transportasi produk.
SISTEM diklat pertanian organik terpadu terdiri dari kumpulan prosedur bisnis Usahatani yang terintegrasi, diharapkan akan menjadi gerakan yang menumbuhkembangkan ketersediaan lahan bisnis bagi warga desa baik petani dan non petani agar memiliki tradisi aktivitas sebagai Industri Usahatani Yang Bergulir Secara Efisien , Efektif Guna Mampu Mensejahterakan petani Secara Mandiri, Progresif Dan Berkesinambungan.
D. Visi Dan Misi Program Pusdiklat Pertanian Organik Terpadu
Meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar hidup
Membantu membangun perekonomian petanidengan Menggerakkan roda ekonomi pertanian organik untuk Tujuan Kesejahteraan Masyarakat Petani Miskin dan Tertinggal.
Melakukan perubahan-perubahan yang inovative dengan cara Memeratakan Dan Meningkatkan Interaksi Sosial Dengan Masyarakat Yang Lebih Maju.
Membangun masyarakat petani bermental petani pengusaha mandiri guna dapat membuka peluang-peluang bisnis baru pertanian organik melalui Gerakan Pelatihan Budaya Wirausaha Pertanian organik melalui stimulasi prototype Pertanian organik terpadu yang berbasis Industri Usahatani dengan mengaplikasikan program- program seperti uraian di bawah ini :
Pembangunan Dan Pengembangan Diklat Rumah Produksi Pupuk Organik Pertanian Organik dengan Teknologi P2O, Sasaran Program :
- Transfer teknologi ilmu pertanian organik dan pengembangan Industri Usaha tani;
- Membangun Karakteristik-karakteristik kewirausahaan kepada para petani seperti keuletan, determinasi, percaya diri, motivasi, berprestasi, kemandirian dan kreativitas.
- Membangun pemahaman kepada para petani, tentang, manajemen keuangan, sumber daya manusia, pemasaran, kepemimpinan bisnis, kemampuan berkomunikasi, negosiasi dan kemampuan menganalisis potensi ekonomi pedesaan yang ada.
Pembangunan Prototype Rumah Produksi Penggilingan Padi/ Beras Organik
Sasaran Program :
a. Swasembada beras organik berkelanjutan
b. Perberdayaan SDM dan SDA yang ada
c. Dukungan program Go Organik dan Revolusi Hijau
d. Pengembangan Pasar hasil pertanian organik
e. Sentra industri beras organik
Pembangunan Prototype Rumah Produksi Pupuk Organik Mandiri
Sasaran Program :
a. Pedidikan dan latihan pertanian organik dengan teknologi P2O.
b. Peningkatan mutu dan produktivitas pertanian organik.
Pembelajaran Ekologi Tanah (PET) Untuk pemahaman tentang struktur tanah,tekstur tanah,kimia tanah,biologi tanah,fisik tanah,jenis tanah.latosol,top soil,bahan induk,bahan induk batuan.sehingga memahamiunsur hara tanah sebagai unsur utama penunjang Produktivitas pertanian.sekolah lapang pengamatan hama terpadu.
c. Memproduksi pupuk organik yang berkualitas untuk Efisiensi biaya produksi pertanianMandiri.
d. Ketersediaan kebutuhan pupuk Organik disetiap wilayah pertanian.
e. Perberdayaan SDM dan SDA yang ada.
f. Wadah komunikasi dan kreativitas teknologi Sarana Produksi Pertanian .
E. Sasaran Pengembangan Program Diklat Pertanian Organik Terpadu.
1. Jangka Pendek, yaitu Mengimplementasikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat petani mandiri melalui Diklat pembinaan dan praktek langsung pengembangan teknologi swadaya Pengelolaan: Penggemukkan Sapi; Pabrikasi Pupuk Organik; Pabrikasi Penggilingan Beras Organik, yang secara ekonomis dipergunakan untuk kebutuhan sendiri dapat didistribusikan kembali melalui transaksi jual/beli pada bursa komoditi ,
2. Jangka Panjang, yaitu Mengimplementasikan program Pemberdayaan (Empowering), Penguatan (Enforcing), Perubahan yang lebih baik (Change) dan Pembaharuan (Modernization) melalui pembinaan teknologi pertanian Organik dan Usahatani mandiri dalam hal :
Menghilangkan ketergantungan penggunaan pupuk kimia dan unsur - unsur sarana produksi pertanian / Saprotan sintetis lainnya.
Inovasi teknologi usahatani pertanian organik.
Inovasi teknologi penyediaan benih dan bibit .
Terbangun dan Terbentuknya Sistem Industri Usahatani Primer yang meliputi: Produksi Pupuk Organik dan Pertanian Organik .
Terbangun dan terbentuknya Subsistem Sekunder yang meliputi : Produksi yang menghasilkan bahan baku sampai dengan Industri pasca panen sebagai produk industri primer seperti : Beras organik;daging; ikan; telur; Sayuran organik yang sudah dipilah;
Terbangun dan terbentuknya Subsistem Kuarter mengatur : Promosi, Distribusi produk akhir serta transportasi produk.
F. Manfaat Program Diklat pertanian organik Terpadu
Menumbuhkembangkan dan mempertahankan prinsip - prinsip keberlanjutan (Sustainability)
Meningkatkan taraf hidup masyarakat petani pedesaan
Mendorong perluasan produksi dan kesempatan kerja di pedesaan pertanian
Meningkatkan mutu dan produktivitas pertanian serta kualitas SDM pertanian pada industri Usahatani
Memberikan nilai tambah dan daya saing produk
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya lahan dengan tetap menjaga harmonisasi kelestarian sumber daya lahan budidaya dan lingkungan hidup.
Menguatkan posisi Desa sebagai kontributor produksi pertanian nasional.
Melahirkan dan menghadirkan Jatidiri Teknologi Usahatani pedesaan yang mandiri, sehingga akan mampu menghilangkan ketergantungan desa terhadap pengaruh dan teknologi pertanian dari luar.